Selasa, 30 November 2010

Wasabi

Siapapun yang pernah makan sushi pasti tau yang namanya wasabi.


Wasabi adalah sejenis tanaman keluarga Brassicaceae (yang salah satu anggotanya adalah sayuran kol). Akar wasabi inilah yang menjadikannya terkenal di seluruh dunia sebagai teman mesra sushi yang pedasnya minta ampun.

wasabi jepang


Wasabi juga dipercaya banyak khasiatnya lho, seperti mencegah stroke, penyakit jantung, asma, osteoporosis, dan juga mencegah beberapa sel kanker. Sayang, semua ini belum ada bukti ilmiahnya.

Pasar-pasar tradisional di Jepang menjual wasabi dalam bentuk akar. Kalo di supermarket, selain dijual dalam bentuk bubuk kayak merica, wasabi juga dijual dalam bentuk tube kayak pasta gigi. Jadi tinggal pencet, terus dicocorin ke makanan.

wasabi jepang


Yang bikin wasabi unik, pedesnya gak pake lama di lidah. Berbeda dengan cabe rawit ala Indonesia yang pedesnya gak ilang-ilang meskipun udah minum air segentong.

Aku pernah coba wasabi di salah satu restoran Jepang di Jakarta. Saking pedesnya, aku sampe nangis keluar air mata, tenggorokan dan hidung juga mampet dua-duanya. Pahit dan pedes numpuk jadi satu. Rasanya bener-bener gak bisa dijelasin.

Banyak orang bilang kalo kamu harus coba makan wasabi minimal satu kali sebelum kamu meninggal.

Cobain deh.



Wasabi = 山葵

Senin, 29 November 2010

Kimono

Siapa sih yang gak tau Kimono??? 

          Kimono adalah pakaian tradisional negara Jepang untuk pria dan wanita yang sudah ada sejak jaman dahulu kala. Baru pada jaman Edo, kimono mengalami perubahan yang sampai sekarang masih dipertahankan, yaitu lengan kimono yang sedikit lebih panjang bagi wanita yang belum menikah dan obi (sabuk lebar untuk mengencangkan kimono) yang semakin besar.


          Kimono berasal dari kata Ki yang berarti mengenakan, dan Mono yang berarti pakaian. Jadi arti kimono adalah mengenakan pakaian. Gampang juga ya?

          Tapi kalo soal harga dan cara bikinnya, kimono gak ada gampangnya. Kimono yang berbahan dasar sutra bisa dihargai Rp 50 juta keatas, bahkan ada yang sampai Rp 300 juta untuk satu set lengkap bersama obi, geta (sendal khusus kimono) dan aksesoris lainnya. Cara memakainya pun tidak sembarangan dan ada namanya sendiri, yaitu Kitsuke.

Makanya jangan heran kalo orang-orang Jepang sendiri gak sanggup beli kimono sutra. Biasanya para orangtua-lah yang mewariskan kimono sutranya. Hanya para pejabat, artis, pesumo tingkat satu dan keluarga kerajaan yang sanggup gonta-ganti kimono sutra.

Lalu bagaimana bisa banyak orang Jepang pake kimono?

Untuk pesta pernikahan, mereka memang sewa kimono sutra perhari, tapi untuk pesta-pesta nonformal seperti festival kembang api dan pesta tahun baru, mereka membeli dan memakai yukata.

Singkatnya, yukata adalah kimono yang bersifat kasual, lebih santai dan lebih sederhana. Yukata mengandung arti pakaian mandi, karena pada awalnya yukata hanya dipakai pada waktu sebelum dan sesudah mandi.

Tapi sekarang pemakaian yukata tidak terbatas. Kapan saja boleh dipakai. Di musim panas akan lebih banyak lagi orang yang memakai yukata karena mereka merasa sejuk.

Nah, ini nih macam2 Kimono :

Uchikake (打掛) adalah kimono formal yang berwarna berwarna putih atau merah terang yang dipakai oleh sang pengantin di hari pernikahannya.

Kurotomesode (黒留袖) adalah kimono formal berwarna hitam yang dipakai oleh para orangtua di hari pernikahan anaknya.

Furisode (振袖) adalah kimono yang dipakai oleh wanita yang belum menikah di acara-acara formal dan Seijin shiki (成人式), upacara tradisional untuk merayakan sang remaja perempuan yang beranjak dewasa.

Irotomesode (色留袖) adalah kimono semiformal yang dipakai oleh wanita yang telah menikah untuk menghadiri upacara pernikahan keluarganya.

Homongi (訪問着), Tsukesage (付け下げ) dan Edo Komon (江戸小紋) adalah kimono-kimono semiformal yang boleh dipakai oleh wanita yang telah menikah maupun yang belum menikah untuk menghadiri acara-acara formal dan semiformal.

Maiko Hikizuri (舞妓の引きずり) atau Susohiki (すそ引き) adalah kimono-kimono yang dipakai khusus oleh para geisha dan maiko.

Iromuji (色無地) adalah kimono yang dipakai untuk upacara minum teh.

Dan yang terakhir adalah Yukata (浴衣).

Umumnya yukata berbahan dasar katun dan dibikin dengan mesin pabrik, lain dengan kimono sutra yang dijahit sepenuhnya oleh tangan-tangan ahli. Karena itu harga yukata pun jauh berbeda dengan kimono sutra dan terjangkau oleh semua orang.

Dakara, doko ga sukidesu ka??
(Jadi, mana yang kalian suka??)  ^_^

Jumat, 26 November 2010

Obama In Japan

Selama lawatannya baru-baru ini ke Asia, Obama juga singgah ke Jepang untuk menghadiri Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC). Mungkin karena udah kenyang makan bakso dan sate di Jakarta, beliau langsung terbang ke negri matahari terbit.

Sesampainya di kota Tokyo, sang Presiden langsung disambut oleh sebuah robot manusia, HRP-4C.
Robot dengan 30 motor dalam tubuhnya, yang 158 sentimeter (62-in) tinggi, 43 kilogram (95-lb) HRP-4C dapat berjalan-jalan dan mogok berbagai pose.


Obama HRP-4C Jepang

Obama Toyota i-Real Jepang


Setelah itu, Obama mencoba konsep kendaraan tunggal di masa depan, Toyota i-Real. Kalo kamu lihat, dia sempet takut jatuh saat menjalani mesin canggih ini.
I-Real adalah mungkin yang paling menarik. Ini adalah kendaraan konsep keempat dalam jangkauan pribadi Toyota mobilitas, dan dibangun di atas iSwing dari tahun 2005, selain itu juga menggabungkan aspek 'PM' dari tahun 2003.

Kamis, 25 November 2010

Jalan-Jalan ke Jepang

10 Kata Dalam Bahasa Jepang Untuk Lokasi / Tempat


Kalau kamu lagi bepergian jalan-jalan ke Jepang, dan kebetulan bahasa Jepang kamu kurang lancar (kayak aku), dijamin postingan hari ini akan sangat membantu kamu.


Belajar Bahasa Jepang


Berikut 10 kata yang harus kamu ingat untuk mengetahui lokasi atau tempat yang ingin kamu tuju di Jepang...


1. 空港 (kuukou) = Airport / Bandara. Tempat persinggahan saat pertama kali kamu masuk ke Jepang.

2. ホテル (hoteru) = Hotel. Para turis biasanya menginap disini nih.

3. ど こ (doko) = Dimana. Gak tahu dimana tempatnya? Tanya aja dengan kata ini. Contoh: "Hoteru, doko?"

4. レストラン (resutoran) = Restoran. Lagi laper? Disini tempatnya untuk mengisi perut.

5. 駅 (eki) = Stasiun Kereta. Jangan sampe ketinggalan keretanya!

6. インターネットカフェ (netto kafe) = Internet Cafe / Warnet. Ini tempatnya kalo kamu mau surfing di Internet.

7. 本屋 (honya) = Toko Buku. Ke tempat lahirnya Naruto dan One Piece, tapi gak ke toko buku? Sama aja gak pergi ke Jepang.

8. タクシー (takushi) = Taksi. Mau naik taksi? Siap-siap bawa uang yang banyak ya.

9. コンビニ (konbini) = Minimarket. Kalo kamu mau cari makanan ringan atau lagi haus, kamu bisa ke konbini. Sejenis Indomaret dan Alfamart gitu.

10. 家 (uchi/ie) = Rumah. Ahh, gak ada tempat seindah rumah... di Jepang.


BONUS... 日本 (Nihon) = Jepang!